Senin, 10 Oktober 2011

KONSEP DIRI ( self concept) - Tugas teknik Presentasi

 by : Achmad Gozali

 Dari sekian banyak pendapat tentang Konsep diri saya merangkumnya sebagai berikut:

Konsep Diri merupakan suatu bagian yang penting dalam setiap pembicaraan tentang kepribadian manusia. Konsep diri merupakan sifat yang unik pada manusia, sehingga dapat digunakan untuk membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya. Para Ahli Psykologi kepribadian berusaha menjelaskan sifat dan fungsi dari konsep diri, sehingga terdapat beberapa pengertian.Seseorang dinyatakan melalui sikap dirinya yang merupakan aktualisasi orang tersebut. Manusia sebagai organisme yang memiliki dorongan untuk berkembang yang pada akhirnya menyebabkan ia sadar akan keberadaan dirinya. Perkembangan yang berlangsung tersebut kemudian membantu pembentukan konsep diri individu yang bersangkutan.

Konsep diri yang dimiliki individu dapat diketahui lewat informasi, pendapat, penilaian atau evaliasi dari orang lain mengenai dirinya. Individu akan mengetahui dirinya cantik, pandai, atau ramah jika ada informasi dari orang lain mengenai dirinya. Sebaliknya individu tidak tahu bagaimana ia dihadapkan orang lain tanpa ada informasi atau masukan dari lingkungan maupun orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari secara tidak langsung individu telah menilai dirinya sendiri. Penilaian terhadap diri sendiri itu meliputi watak dirinya, orang lain dapat menghargai dirinya atau tidak, dirinya termasuk orang yang berpenampilan menarik, cantik atau tidak.

 Kesimpulannya Konsep diri adalah cara pandang secara menyeluruh tentang dirinya, yang meliputi kemampuan yang dimiliki, perasaan yang dialami, kondisi fisik dirinya maupun lingkungan terdekatnya.

Saya lahir dari keluarga Tentara, Kehidupan yang disiplin serta selalu memompa ambisi untuk mengejar sesuatu, namun tidak bagi saya sebagai salah satu anak didalam keluarga itu, Saya lebih mengutamakan kebebasan yang bertanggung jawab, telah lama saya ingin mengambil Seni murni, untuk perkuliahan saya, namun orang tua mengabulkan saya hanya di seni terapan, Desain grafis disebuah Politeknik karena alasan dunia industri dan bla-bla-bla, yang banyak orang tidak puas akan kampus ini. tentu menambah beban bagi saya, saya harus mencari banyak ilmu dan meluangkan waktu lebih untuk sesuatu yang saya harapkan.

dari situlah Semangat saya muncul, saya tertantang untuk mengenali dan mengerucutkan kemampuan yang saya miliki, saya membuat sebuah kartu nama dengan pekerjaan sebagai desainer grafis dan ilustrator tahun lalu, banyak hal yang belum saya kerjakan namun saya sering kali menyanggupi pekerjaan yang ditawarkan kepada saya. itu semua ternyata mantapkan keahlian saya.

Saya pernah membuat komunitas kecil BLACKWHITEGREEN dengan jumlah anggota 4 orang, bergerak di graffiti untuk menyalukan hoby dan kesenangan, namun takmudah ternyata, banyak anak yang makin lama makin ga jelas, mungkin itu karena sikap saya juga yang terlalu ambisi dan menyanggupi segala konsekwensi tanpa melihat keadaan, atau ada hal lain yang mereka tidak suka dari saya, masih tidah tau sampai sekarang, namun saya tetap surfive di komunitas kecil ini, saya tetap berkarya dengan kemampuan yang tersisa, saya mengikuti beberapa komunitas lain untuk berkarya dan memperkaya ilmu saya, saya ikut BEGOENDAL Komunitas berkesinian di Jakarta selatan, saya mengikuti kuliah umum tentang Visual Fun Art di Forum Lenteng, dan kini saya memberdayakan anak nongkrong dikampus saya untuk membuat Majalah elektronik agar memberi ruang gerak positif untuk mereka dari pada mereka selau dicap jelek oleh temen-teman kampus dan birokrasi Jurusan. dari komunitas-komunitas tersebut saya sering kali mendapatkan penghargaan dan tawaran untuk mengerjakan projek-projek dari klien, semoga kedepannya sya semakin berpengalaman karena semua ini adalah proses untuk menjadi profesional yang baik dan ini adalah jalan untuk menemukan konsep diri saya menjadi manusia yang lebih baik, lebih baik dan lebih baik.

Semua itu dilaksanakan dengan saya mengorbankan sisa waktu kuliah saya, memang terkadang saya terkesan tidak mengurus diri dan tidak meluangkan waktu untuk diri saya, namun setiap saya berkomunitas saya melihat diri saya sendiri, semakin terliahat dan semakin terlihat, terkadang saya sengaja bertindak bodoh dan cuek baik prilaku dan penampilan dan banyak sekali orang yang tidak menyukai itu.

namun bagi saya sampai saat ini, hal-hal kecil semacam itu bukan menjadi kesimpulan tentang pencitraan terhadap diri saya, namun tetap saya akan selalu berusaha untuk memperbaikinya...

Tuhan mentakdirkan saya untuk mencintai dunia visual, ditengah keadaan keluarga yang tidak mendukung, dan teman-teman kampus yang individualis dan gak asik. saya tetap survive untuk bertahan dan maju.

Secara waktu konsep diri bisa ditemukan kapan saja oleh seseorang, saya sering tidak menjual karya saya dengan harga murah, walaupun saya masih baru dalam berkarya, itu adalah konsep diri yang kuat namun saya belum pernah bisa mengalah akan keadaan saya sebagai orang baru yang harusnya bersyukur karyanya ditawar. itu hanya salah satu konsep diri yang saya rasakan. saya tidak pernah merasa berguna dan di harapkan banyak orang, tapi saya selalu untuk tidak membohongi diri dan mengerjakan sesuatu yang saya kerjakan untuk mengetahui seberapa besar keseriusan saya. saya selalu menjadi pendengar dan dari situlah saya mengingat dan berfikir. sering kali saya mengalah dengan meminta maaf terlebih dahulu untuk meluruskan suatu masah namun banyak pula yang menjawab dan menyikapi dengan kesombongan. namun saya tidak perduli sya tetap fine dan tidak akan pernah ambil hati. karena banyak hal yang lebih penting dari pada memperpanjang masalah.

bagi saya setiap waktu adalah belajar, benar dan senang.





 



2 komentar:

  1. Self Consept itu sesuatu yang di temukan kalo kita menjalankan sesuatu untuk mendapatkan yang kita harapkan dengan sebaik-baiknya.

    BalasHapus
  2. like " kebebasan yg bertanggungjawab " ^^v
    tulisan kamu datang disaat yg tepat.thankS sudah menginspirasi dan mewakili sebagian cerita yg jg ingin sya tulis.

    BalasHapus